TUGAS BAB I DAN BAB II
1.
Jelaskan
pengembangan sistem?
Jawab
:
Pengembangan sistem (systems
development) dapat berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan
sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistemyang telah ada.
Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena beberapa hal,
yaitu sebagai berikut ini:
·
Adanya
permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di sistem yang lama.
·
Ketidakberesan dalam
sistem yang lama menyebabkan sistem yang lama tidak dapat beroperasi sesuai
dengan yang diharapkan.
·
Kecurangan-kecurangan
disengaja yang menyebabkan tidak amannya harta kekayaanperusahaan dan kebenaran
dari data menjadi kurang terjamin.
· Kesalahan-kesalahan
yang tidak disengaja yang juga dapat menyebabkan kebenaran dari data kurang
terjamin.
·
Tidak efisiennya
operasi.
·
Tidak ditaatinya
kebijaksanaan manajemen yang telah ditetapkan.
Pertumbuhan organisasi.
Sebuah sistem
informasi adalah untuk mengatur manusia dan komponen-komponenmesin, dan
prosedur-prosedur yang saling berkaitan untuk mendukung kebutuhan informasi
atau bisnis pada sebuah organisasi dan para pengguna sistem. Sistem tersebut
tidak seperti paket program perangkat lunak aplikasi tetapi harus terlebih
dahulu dikostumisasi
2.
Alasan perusahaan
perlu melakukan pengembangan sistem dan berikan contohn?
Jawab :
A.
Adanya masalah yang
timbul dari sistem yang lama
B.
Untuk meraih kesempatan – kesempatan dalam
berbagai hal
C.
Adanya instuksi dari
pimpinan atau adanya peraturan dari pemerintah
3.
Jelaskna tahapan –
tahapan di dalam pengambangan sistem?
Jawab :
A.
Perancanaa sistem
Faktor-faktor
yang harus dipertimbangkan selama fase perencanaan sistem adalah faktor-faktor
kelayakan (feasibility factors) yang berkaitan dengan kemungkinan
berhasilnya sistem informasi yang dikembangkan serta faktor-faktor strategis (strategic
factors) yang berkaitan dengan pendukung sistem informasi dari sasaran
bisnis dipertimbangkan untuk setiap proyek yang diusulkan. Nilai-nilai yang
dihasilkan dievaluasi untuk menentukan proyek sistem mana yang akan menerima
prioritas yang tertinggi.
B.
Analisis sistem
Adalah
mengevaluasi permasalahan-permasalahan, hambatan-hambatan yang terjadi dan
kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan
perbaikan-perbaikan.
C.
Perancangan sistem
secara umum (konseptual)
Dalam fase ini dibentuk alternatif-alternatif perancangan konseptual untuk
pandangan pemakai (user). Alternatif ini merupakan perluasan kebutuhan
pemakai. Alternatif perancangan konseptual memungkinkan manajer dan pemakai
untuk memilih rancangan terbaik yang cocok untuk kebutuhan mereka. Analis
sistem mulai merancang proses dengan mengidentifikasi-kan laporan-laporan dan
output yang akan dihasilkan oleh sistem yang diusulkan. Data masing-masing
laporan ditentukan. Biasanya, perancang sistem membuat sketsa form atau
tampilan yang mereka harapkan bila sistem telah selesai dibentuk. Sketsa ini
dilakukan pada kertas atau pada tampilan komputer.
Jadi, perancangan sistem secara umum berarti untuk menerangkan secara luas
bagaimana setiap komponen perancangan sistem tentang output, input, proses,
kendali, database dan teknologi akan dirancang. Perancangan sistem ini juga
menerangkan data yang akan dimasukkan, dihitung atau disimpan. Perancang sistem
memilih struktur file dan alat penyimpanan seperti disket, pita magnetik, disk
magnetik atau bahkan file-file dokumen. Prosedur-prosedur yang ditulis
menjelaskan bagaimana data diproses untuk menghasilkan output.
D.
Perancangan sistem secara detail
Pada fase ini semua komponen dirancang dan dijelaskan secara detail.
Perencanaan output (layout) dirancang untuk semua layar, form-form tertentu dan
laporan-laporan yang dicetak. Semua output direview dan disetujui oleh pemakai
dan didokumentasikan. Semua input ditentukan dan format input baik untuk layar
dan form-form biasa direview dan disetujui oleh pemakai dan didokumentasikan.
Berdasarkan perancangan output dan input, proses-proses dirancang untuk mengubah
input menjadi output. Transaksi-transaksi dicatat dan dimasukkan secara online atau batch.
Macam-macam model dikembangkan untuk mengubah data menjadi informasi. Prosedur
ditulis untuk membimbing pemakai dan pesonel operasi agar dapat bekerja dengan
sistem yang sedang dikembangkan.
Database dirancang untuk menyimpan dan mengakses data. Kendali-kendali yang
dibutuhkan untuk melindungi sistem baru dari macam-macam ancaman dan error
ditentukan. Pada beberapa proyek sistem, teknologi baru dan berbeda dibutuhkan
untuk merancang kemampuan tambahan macam-macam komputer, peralatan dan jaringan
telekomunikasi.
Pada akhir fase ini, laporan rancangan sistem
secara detail dihasilkan. Laporan
ini mungkin berisi beribu-ribu dokumen dengan semua spesifikasi untuk
masing- masing rancangan sistem yang terintegrasi menjadi satu kesatuan.
Laporan ini dapat juga dijadikan sebagai buku pedoman yang lengkap untuk
merancang, membuat kode dan menguji sistem; instalasi peralatan; pelatihan; dan
tugastugas implementasi lainnya.
Meskipun sejumlah orang telah me-review
dan menyetujui setiap komponen rancangan sistem, review terhadap rancangan
sistem secara detail harus dilakukan kembali secara menyeluruh dan lengkap oleh
pemakai sistem dan personel manajemen, sedangkan profesional sistem mungkin
tidak terlibat dalam kegiatan ini.
Tujuan dilakukannya review secara
menyeluruh ini adalah untuk menemukan error dan kekurangan rancangan sebelum
implementasi dimulai. Jika error dan kekurangan atau sesuatu yang hilang
ditemukan sebelum implementasi sistem, sumber daya yang bernilai dapat
diselamatkan dan kesalahan yang tidak diinginkan terhindari. Setelah semua
review secara menyeluruh selesai dilaksanakan, perubahan-perubahan dibuat dan
pemakai dan manajer sistem menandatangani laporan perancangan secara detail.
E.
Evaluasi dan
seleksi sistem
Menyeleksi penggunaan software maupun
hardware didalam penerapan sistem baru
F.
Implementasi
sistem
Pada fase ini sistem siap untuk dibuat dan
diinstalasi, sejumlah tugas harus dikoordinasi dan dilaksanakan untuk
implementasi sistem baru
G.
Pemeliharaan /
Perawatan Sistem
Bertujuan untuk menjaga agar sistem
informai dapat digunakan dalam organisasi tersebut dalam jangka waktu yang
cukup lama.
4.
Seutkan pendekatan
– pendekatan yang bila di gunakan di dalam pengembangan sistem?
Jawab :
A.
Dipandang
dari metodologi yang digunakan :
·
Pendekatan Klasik (Clasical approach )
Disebut juga
pengembangan tradisional / konvensional adalah pengembangan sistem dengan
mengikuti tahapan pada system life cycle. Pendekatan ini menekankan bahwa
pengembangan sistem akan berhasil bila mengikuti tahapan pada system life
cycle. Tetapi pada kenyataannya pendekatan klasik tidak cukup digunakan untuk
mengembangkan suatu sistem informasi yang sukses dan akan timbul beberapa
permasalahan diantaranya adalah :
1.
Pengembangan perangkat lunak menjadi sulit.
2.
Biaya perawatan atau pemeliharaan sistem menjadi lebih
mahal
3.
Kemungkinan kesalahan sistem besar
4.
Keberhasilan sistem kurang terjamin
5.
Masalah dalam penerapan sistem
·
Pendekatan Terstruktur (structured approach )
Pendekatan
ini dimulai pada awal tahun 1970, dan dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan
teknik-teknik (techniques) yg dibutuhkan dalam pengembangan sistem.
B.
Dipandang
dari sasaran yang dicapai :
·
Pendekatan Sepotong (piecerneal approach )
Pendekatan
yg menekankan pada suatu kegiatan / aplikasi tertentu.
·
Pendekatan Sistem (systems approach )
Pendekatan yg menekankan pada sistem informasi sebagai
satu kesatuan terintegrasi
C.
Dipandang
dari cara menentukan kebutuhan dari Sistem :
·
Pendekatan Bawah Naik (Bottom Up Approach )
Pendekatan
dari level bawah organisasi, yaitu level operasional dimana transaksi
dilakukan. Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan untuk menangani
transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi
berdasarkan transaksi tsb. (merupakan ciri-ciri dari pendekatan klasik disebut
juga data analysis) .
·
Pendekatan Atas Turun
Dimulai dari level atas yaitu level perencanaan
strategi. Pendekatan ini dimulai dengan mendefinisikan sarasan dan
kebijaksanaan organisasi , kemudian dilakukan analisis kebutuhan informasi ,
lalu proses turun ke pemrosesan transaksi (merupakan ciri-ciri dari pendekatan
terstruktur disebut juga decision analysis )
D. Dipandang dari cara mengembangkannya :
·
Pendekatan Sistem menyeluruh
Pendekatan
yg mengembangkan sistem serentak secara menyeluruh.
(merupakan
ciri -ciri pendekatan klasik )
·
Pendekatan Moduler
Pendekatan yg berusaha memecah sistem yg rumit menjadi
beberapa bagian / modul yg sederhana (merupakan ciri -ciri pendekatan
terstruktur )
E. Dipandang dari teknologi yg digunakan :
·
Pendekatan Lompatan jauh (great loop approach )
Pendekatan
yg menerapkan perubahan menyeluruh secara serentak penggunaan teknologi
canggih. Perubahan ini banyak mengandung resiko, juga memerlukan investasi yg
besar.
·
Pendekatan Berkembang (evolutionary approach )
Pendekatan yg menerapkan perubahan canggih hanya untuk
aplikasi yg memerlukan saja, dan akan terus berkembang.
5.
Sebutkan alat –
alat yang dpat di gunakan di dalam sistem beserta terknik – tekniknya :
·
Sistem flowchart
·
Sistem prosedur
diagram
·
Sistem flow
diagram
Jawab :
1. Grafik
HIPO, DFD, SADT, W/O, JSD
2. Bagan
a. Bagan untuk menggambarkan aktivitas
b. Bagan untuk menggambarkan tata letak
c. Bagan untuk menggambarkan hubungan personil
Ø Teknik yang
digunakan untuk pengembangan sistem antara lain :
·
Teknik Manajemen Proyek : CPM, PERT
·
Teknik Menemukan Fkata : Wawancara, Observasi,
Kuesioner, Sampling
·
Teknik Analisis Biaya
·
Teknik Menjalankan Rapat
·
Teknik Inspeksi
Ø Penyebab
kegagalan pengembangan sistem :
·
Kurangnya penyesuaian pengembangan sistem
·
Kelalaian menetapkan kebutuhan pemakai dan melibatkan
pemakai
·
Kurang sempurnanya evaluasi kualitas dan analisis
biaya
·
Adanya kerusakan dan kesalahan rancangan
·
Penggunaan teknologi komputer dan perangkat lunak yg
tidak direncanakan dan pemasangan teknologi tidak sesuai
·
Pengembangan sistem yang tidak dapat dipelihara
·
Implementasi yang direncanakan dilaksanakan kurang
baik
Mengatasinya digunakan :
·
SDLC
·
Prototipe
·
Perangkat Pemodelan
·
Teknik Manajemen Proyek
·
CASE
·
JAD
0 coment�rios